eBaroroh

Just Enjoy and Feel the Game

Masih Lanjutan 2015

Di akhir tahun 2015, di mana saya diasingkan di Aceh Tengah untuk menuntut ilmu, belajar dengan konsultan Jepang selama 3 bulan sejak September sampai akhir November 2015 sudah saya jelaskan di postingan sebelumnya resume 2015 (part 3). Selama tiga bulan di tempat yang cukup jauh dari manapun dan keinginan untuk solotrip kembali di bulan Oktober (*entah kenapa saya suka solotrip di bulan ini, selain belum terlalu dingin juga untuk negara dengan empat musim. Enak aja bulan Oktober, sudah ketemu hujan dan tidak panas :D). Jadi saya putuskan untuk solotrip, alhamdulillah diijinkan oleh konsultan tempat saya magang. *yeeeeaaah*

Dan tujuan kali ini adalah Vietnam utara, Hanoi dan sekitarnya. Berhubung saya beli tiketnya mepet jadinya harga tiket pesawat dari KL-Hanoi pp lumayan wow beda sedikit dengan KL-Jepang,hehehehhe. Selain tiket pesawat yang lumayan wow, tipe journey kali ini tidak pure solotrip namun berdua naik motor dengan teman saya dari HCMC. Saya ketemu teman saya ini 2 atau 3 tahun yang lalu ketika saya trip indochina lewat couchsurfing. Ketika saya bilang bahwa saya rencana mau ke vietnam utara dan lanjut ke perbatasan China selatan dan balik lewat China, dia juga mengutarakan untuk menjelajah vietnam utara dengan motor honda classicnya. Pada awalnya rencana trip saya adalah Vietnam Utara lanjut ke China selatan, akan tetapi berhubung saya tidak sempat urus-urus visa jadinya ke Chinanya ditunda dulu :(. Dan awalnya teman saya tersebut berdua dengan temannya, dan kita bertemu di suatu tempat di Vietnam utara. Namun, rencana alam semesta lebih indah daripada rencana kita :D. Akhirnya kita dipertemukan dan menjelajah daerah Vietnam Utara berdua dengan honda classicnya, asyeeek.

Dimulai dengan menempuh jalur darat menuju Medan dari Takengon selama 12 jam, dilanjutkan penerbangan ke KL 1 jam. Ngemper di bandara KLIA selama 8 jam dengan penyitaan pisau ninja yang tidak pernah saya pakai yang bernasib sama dengan pisau swiss saya di sita di BKK. Akhirnya take off 6 pagi ke hanoi. Sampai di bandara, ambil uang di ATM, naik bus ke kota. Janjian dengan teman saya di Old Quarter. Dari bandara naik bus 7 atau 17 CMIIW dengan harga 7000 Dong, sangat murah sekali karena jarak bandara ke kota cukup jauh sekali. Dan dengan bekal sms an, akhirnya saya menunggu di tengah danau  *danau ini cukup terkenal di hanoi*. Oh iya saya tidak membeli simcard dengan pertimbangan saya langsung bertemu dengan teman saya, lebih baik beli simcard karena simcard di Vietnam lebih murah daripada di Indonesia just IMHO.

Setelah bertemu teman saya, salaman dan saya agak sedikit shock meliat honda classic dia. Honda classic dengan 2 sadel, sangat classic bahkan di Indonesia sendiri saya jarang meliat honda tipe ini. Saya memastikan ke dia, apakah kita akan menggunakan motor ini? Dan dia jawab, yes. Yakin?, Yes. Oke, saya percaya dengan dia, toh saya penumpang ini,heheheh. Sebagai penumpang yang baik sebaiknya mempercayakan semuanya ke pengemudi dan rasa percaya itu penting untuk ke depannya  karena selama kurang lebih 7 hari nyama saya ada di tangan dia,hahahhaha.

Sebelum berangkat, dia bilang bahwa saya harus membawa sleeping bag,jaket,dll karena cuaca di daerah ha giang sudah mulai dingin dan hujan. Berhubung saya tidak mempunyai perlengkapan tersebut, alhasil saya beli semuanya di vietnam. Dan murah meriah : jaket, sleeping bag, bantal tiup, celana total 1200K dong setara dengan 700ribu rupiah. Asyeeeek khan yak, jadi pengen balik ke Vietnam lagiiiiii. Lanjut numpang mandi dan packing di tempatnya temenku di Hanoi dilanjutkan ke terminal bus untuk otw ke ha giang.

Rute perjalanan kita adalah daerah Ha giang-Quan Ba -Yen Minh- Dong Van – MeoVac. Sebenarnya ini adalah rute dari teman saya, Dzung Tran, travelmate saya kali ini. Dia berencana untuk keliling vietnam utara dengan honda classicnya. Sedangkan saya hanyalah penupang gelap yang butuh piknik :lol:. Jadi pada dasarnya saya pasrah dan menjadi follower dia untuk kurang lebih 5-6hari. Saya memasrahkan diri tidak membuat itenarary karena saya yakin ke dia, orang lokal yang bisa berbahasa vietnam,hahahahha. Pada awalnya saya pengen ke SAPA, tempat yang fenomenal selain halongbay. Namun kata dia, sapa terlalu touristict. Jadi kita memutuskan memutar arah, begitu juga saya. Saya bisa kapan-kapan ke SAPA karena banyak yang menjual paket tour ke sana. Dan saya tidak menyesal duotrip dengan dia, karena saya ke wilayah Karst terbesar versi UNESCO. Bahagia rasanya meskipun tidak jadi ke China Selatan karena di China Selatan modelnya hampir sama dengan Vietnam utara. Bagi yang suka jalan-jalan ke pegunungan Karst,wajib ke sini pake motor. Kenapa harus pake motor karena bisa berhenti kapanpun dan jalannya sudah aspal atau beton. Jarang sekali menemukan jalan berlubang di sana, saya kagum dan salut sama pemerintahan vietnam yang berinvestasi di jalan. Dan satu lagi meskipun di sana sepi ada motor jarang ada public transportasi, tetapi saya tidak meliat anak dibawah umur yang mengendarai motor, sekali lagi SALUT.

Berikut seuprit photo-photo saya di Dong Van Karst Plateu.

Setelah dari daerah geopark terbesar versi Unesco, saya balik lagi ke hanoi sendirian. Sedangkan teman saya melanjutkan perjalanannya keliling vietnam utara, saya pengeeenn :(. Rencana klo sudah punya gandengan pengen balik lagi ke Vietnam utara tembus China selatan lanjut ke xian trs xinjiang, aamiin. Oiya pas di hanoi, saya join buddyhanoi, suatu kegiatan volunteering dari anak remaja hanoi. Jadi programnya adalah mereka bakalan menemani kalian jalan-jalan tetapi semua pengeluaran kita yang bayar termasuk bensin dan makan siang. Nah, lucky me, saya ketemu dedek emesh lagi yang mau nemenin saya main dengan motornya ke daerah sekitar hanoi, semacam ha long bai namun di darat namanya nha trang. Tempat syutingnya running man. Ongkos masuknya lumayan 350k Dong/ person. Menurut saya gak terlalu mahal juga, karena kita naik perahu kurang lebih 2 jam, melewati 3-4 gua, bagus banget buat prewedding loh.

Alhamdulillah, trip solo saya di tahun 2015 ditutup dengan pengalaman yang menyenangkan dan menggembirakan, meskipun masih ada bulan Desember yang rasanya seperti rollercoaster, hahahahaha.

Rincian biayanya :

  • Bus hanoi-Ha giang 250k Dong/person + sepeda motor 150k Dong
  • bensin 60k dong
  • nginep di Na dam Village 80k dong/person tidak termasuk makan, bisa ditawar . merasakan tinggal di desa kecil, cukup nyaman karena toilet dan shower sudah ada.
  • Klo mau sewa motor di Ha giang : 250k Dong/day
  • Nginep di hotel Yen Minh hotel : 200k dong/person
  • Museum King Vuong’s Castle : 25k
  • nginep di Nha Co daerah Dong Van homestay 60k/person, tidur dormitory,tidak ada wifi, ketemu dedek emesh yg baik hati mau tethering wifinya 😛
  • Bus Meo Vac ke Ha giang 100k/Person
  • Ha giang ke Hanoi 250k Dong, naik dengan bus yang berbeda dengan pergi lebih nyaman.

 

 

 

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

judiantology.

..of koffein, of travelore, of miscellany loveness..

Setapak Aksara

Kalau Kau Merasa Miskin, Jalan-Jalanlah!

CHINESE GOVERNMENT SCHOLARSHIP

Your Guide to Chinese Government Scholarship

Jomblo Traveller betina

Travelinglah selagi Jomblo - Jomblolah selagi Traveling

Jejak Kaki

Catatan Perjalanan Dan Informasi Wisata

Travel "X"

Adrenalin, Survival, Dan Sedikit “Kenakalan”

it's.... just a note

Random Mindful Chat

nya's sweet escape

Just a (not too) Personal Diary

ndu.t.yke's life

{while & after sydney}

Crazy Cosmulator

perspective of a mad cosmetic formulator

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

today tomorrow

because life is about looking forward to the future

Kisyani's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Gadis, Gadis, Wanita

ternyata saya tidak sendiri!

Wonder To Wander

The Life of A Student of the Universe

indonesia360derajat

I read. I travel. I photograph.

%d bloggers like this: