eBaroroh

Just Enjoy and Feel the Game

Perjalanan (setengah) Tahun 2017

Kali ini saya akan bercerita perjalanan yang telah saya lakukan (hampir) setengah tahun 2017. Saya akan menulisnya secara bertahap dengan beberapa edisi.

Edisi pertama yaitu (p) Indah Lagi 😛

Yap, awal dua bulan di tahun 2017 tepatnya di hari saya lahir beberapa tahun yang lalu, saya harus pindah lokasi kerja lagi, dan lagi dan lagi,hahahhahah. Capek? pastinja,hahahahhah. Kepindahan kali ini ibarat shock terapi buat saya karena saya di tempat sebelumnya (lampung) saya sangat nyaman sekali. Lah kok tiba-tiba dapat surat pindah lagi. Kenapa selalu begini, ketika saya nyaman pada saat itulah saya dipindah,hahahhaha. Mungkin manajemen tahu klo saya terlalu nyaman maka pantat saya semakin lebar *baca gendut* *lol*. Akhirnya saya dipindah lagi dengan dalil balik lagi ke Jawa. Oke, kata Jawa sangat mujarab buat orang Jawa yang lagi di rantau seperti saya. Apalagi dengan embel-embel, proyeknya dekat dengan bandara CGK, wow,wow,wow. Menarik bukan? Yes, sangat menarik buat saya yang doyan kabur ke bandara.

Namun, namun semua berubah setelah negara api menyerang. Oke, memang lokasinya di JAWA eh tetapi transportasinya susah sekali, klo pun ada transportasi umum memakan waktu yang sangat lama karena tradisi ngetem aka berhenti menunggu penumpang. Sedangkan memakai fasilitas kantor harus menyesuaikan dan harus seijin dengan bos. Itu adalah fakta yang menyakitkan buat saya, lokasi di jawa tetapi susyah untuk kemana-mana. Menggunakan taxi online memakan uang sekitar 300k PP. Bayangkan, hidup di Jawa sangat kejam sekali,hahahhahah. Uang 1000K bernilai sangat kecil. Bahkan bisa habis dalam sehari hanya untuk transportasi dan makan. Oh tidak, saya harus menabung untuk #tokyo2020 :D. Menyesal pindah? Tidak juga, karena semua sudah ada Yang Mengatur. Tinggal saya beradaptasi dengan rencanaNYA.

Edisi Kedua : Bersilaturrahim ke Rumah NYA

Sebenarnya, rencana untuk mengunjungi rumahNya sudah direncanakan setahun sebelumnya ketika saya masih di bandar lampung. Namun, pada saat itu saya sendiri bimbang antara mau berangkat atau tidak ke sana karena lokasi proyek yang berpindah-pindah tidak menentu. Akan tetapi, setelah mempertimbangkan dengan siapa saya berangkat, akhirnya saya putuskan untuk ikut berangkat. Perkara nanti saya pindah lokasi atau gimana, dipikirkan nanti yang jelas saya harus beli tiket dulu. Dan akhirnya saya membeli tiket untuk keberangkatan akhir Februari hingga Maret 2017 dengan kakak perempuan saya dan ibu saya. Kali ini kita menyebutnya Umroh Backpacker. Sebenarnya tidak murni Backpacker karena untuk pengurusan visa, akomodasi selama di sana masih bertumpu dengan travel agent. Yang membedakan adalah tiket keberangkatan bisa dibeli sendiri tanpa melalui travel agent serta tidak memperoleh koper atau seragam printilan yang biasanya membikin mahal.

Umroh kali ini termasuk umroh yang sedikit berkesan buat saya karena saya baru saja pindah di lokasi yang baru dan tiba-tiba saya harus ijin untuk umroh. Kedua, saya umroh dengan ibu dan kakak cewek dan kakak cowok yang beda rombongan. Ketiga, saya bisa mengunjungi kairo. Keempat, saya ketemu orang-orang baru yang cukup menarik dan variatif dari berbagai umur dan golongan. Kelima, harga umrohnya tidak terlalu mahal sehingga saya bisa saving buat perjalanan berikutnya.

Dan perjalanan menuju rumahNya begitu menegangkan, penuh dengan drama? tidak juga, karena cukup menyenangkan. Mulai dari saya diberi mandat untuk membantu dan menjaga seorang nenek dari bandar lampung yang belum pernah naik pesawat dalam waktu yang sangat lama, memisahkan diri ketika di piramida di Mesir dan akhirnya dipalak oleh orang sana. Namun akhirnya saya palakin balik orangnya,hahahhahha. Menangis di raudoh untuk berkali-kalinya, mendapatkan tamu setelah selesai umroh dan hari-hari berikutnya hanya bisa tawwaf mall,hahhahaha. Dan kembali ke Indonesia duluan, alhamdulillah tidak ada drama di bandara. Dan dilanjutkan dengan mengurus visa schengen setibanya di Indonesia. Benar-benar pengalaman yang tidak terlupakan dan merupakan kado terindah di bulan Februari, meskipun kadonya telat yang penting bahagia.

berikut ini sepenggal photo-photonya.

Tidak ada photo Kabah karena saya sedang kedatangan tamu pas setelah saya selesai melakukan ibadah umroh. Mungkin itu adalah pertanda supaya saya bisa balik lagi dengan kamu. Iya kamu yang memperjuangkan agama yang sama dengan aku. Kapan kita bertemu? Mari berserah diri kepada Sang Pemilik Hati, Allah SWT. Mungkin kita dipertemukan ketika saya menuntut ilmu atau ketika saya tersesat di jalan in the middle of nowhere? Huallah hua’lam, saya tidak tahu rencana Allah,hahahhaha.

Btw, umroh backpacker ini durasi kurang lebih 2 mingguan termasuk perjalanan pesawat dengan harga kurang lebih 20000K IDR termasuk ke kairo dan alexandria menginap di hotel bintang 5. Untuk di madinah menginap di dekat pintu masuk raudah untuk yang cewek dan mekkah menginap di dekat zam-zam tower. Cukup mudah untuk orang indonesia yang baru pertama kali ke luar negeri karena acuannya jelas yaitu zam-zam tower. Buat yang berminat melakukan umroh backpacker bisa mencari kata kuncinya di facebook atau di gugel. Kemaren saya ikut umroh backpacker – Kafilah akbar agent travelnya. Ya mungkin sedikit lebih mahal dibandingkan dengan umroh murah yang bayar cash seharga 15000K IDR tapi berangkatnya tahun depan dan tidak pasti tanggal dan bulannya. Namun, lagi-lagi pilihan seh, kembali lagi kepada Sang Pembolak-balik hati Kita :D. Apapun pilihan kalian, semoga dimudahkan bersilahturrahim ke rumahNya apabila DIA Menghendaki. aamiin.

Edisi Ketiga : Concert – Coldplay

Sama seperti tiket umroh dan tiket ke eropa, tiket konser band fenomenal Coldplay juga dibeli di tahun 2016 ketika saya masih di Lampung. Dimana beli tiket konser penuh dengan drama karena cepat sekali habis dan yang beli kebanyakan adalah orang Indonesia meskipun konsernya di Singapore atau Bangkok,hahhahaha. Alasan saya beli tiket konser ini karena saya sudah lama tidak nonton konser. Terakhir menonton konser adalah 5 tahun yang lalu di GBK, menonton Linkin Park sendirian. Menyedihkan yah,hahahhaha. Kali ini saya menonton konser dengan teman saya yang di Singapore. Sebenarnya pas hari H, pas di lokasi saya sempet pengen menjual tiket konser saya yang didapatkan dengan penuh drama. Kenapa? karena saya lelah, lelah dan lapar dari pagi. Dimana-mana saya melihat banyak orang Indonesia yang mengantri mulai dari imigrasi hingga ngantri makan, sangat lebay yak. Harusnya Coldplay mengadakan konser ke Indonesia, dijamin satu gelora bung karno pasti penuh. Sayang, mereka tidak memanfaatkan animo masyarakat Indonesia dan memilih ke negara tetangga demi faktor keamanan. Yes, Safety First :D.

Banyak drama demi Coldplay, mulai dari berangkat dan pulang harus lewat batam, antrian imigrasi, hingga pulang harus mengejar pesawat dari batam. Namun, ternyata konser coldplay sangat sangat memuaskan, 2 jam full bernyanyi dan bermain bola *lol*. Memang babang christ martin sangat memukau semua penggemar baik yang original maupun KW seperti saya,hahahhaha. Yang penting bikin happy.

Beruntungnya, konser diadakan pada saat wiken sehingga tidak mengganggu jadwal cuti besar minggu depan ke Eropa,hahhahaha. Ah senangnya hatiku di Bulan April 2017 <3. Photo-photonya agak sedikit absurd karena lokasi saya nonton di belakang pake berdiri sedangkan saya kecil :P. Jadi bisa dibayangkan. Klo pengen tahu yang kece bisa dicari di IG dengan hastag coldplaysingapore. Terima kasih

 

Edisi Keempat : Europe Again, Why Not?

Yes, Im going back to Europe again this year, After last year I went to Disneyland Paris. Now, this year I just following the bus route promotion,hahahhaha. It was silly at the beginning because i don’t have a fix plan, where i should go. *kok mendadak english?* *lol*.

Jadi ceritanya, saya sudah beli tiket ke eropa setahun yang lalu. Sebenarnya saya lagi-lagi tidak ada niat untuk ke Eropa kembali setelah setahun yang lalu saya sudah ke sana. Namun berhubung tiketnya sangat murah sekali. Jadi mending tidak jadi berangkat daripada tidak dibeli,hahahhaa. Berhubung tahun ini saya mendapatkan jatah cuti besar sebanyak 90 hari kalender dan minimal pengambilan adalah 15 hari kalender. Oleh sebab itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ketika membeli tiket saya hanya bilang ke kakak saya, beli setelah tanggal 1 april karena cuti besar saya berlaku setelah 1 april. Dan begonya lagi ternyata perjalanan ke Eropa satu bulan setelah saya selesai umroh. Saya baru menyadari ketika saya baru dipindah ke tempat yang baru,hahahhahha. Akibatnya perjalanan saya ke Eropa kali ini hanya mengikuti rute promo bus antar kota yaitu flix bus 99 euro untuk 5 kota. Persiapan dan mencari rute dilakukan H-2minggu. Mitch match dengan itenarary kakak saya yang juga pergi ke Eropa.

Akhirnya rute saya adalah CDG-Lyon-Turin-Milan-Zurich (Ketemu kakak saya)-Munich- Salzburg-Turki. Untuk Munich-Salzburg saya membeli tiket terpisah seharga 12 Euro deng bus yang sama. Sedangkan Salzburg-turki dengan turkish seharga 1200K. Oiya Promo tiket qatar dengan rute KL-CDG, SAW-KUL seharga 3200K, air asia CGK-KUL PP 700k, salah beli tiket pulangnya akhirnya beli lagi tiket air asia KUL-CGK 600K,hahhahahah. Rute di atas adalah pure menyesuaikan promo tiket flix bus. Karena saya janjian di zurich dan salzburg dengan kakak saya. Jadinya menyesuaikan. Saya tidak bermalam di paris karena saya sudah pernah di paris. Dan saya mengalami kejadian tidak menyenangkan setahun yang lalu di paris, bukan masalah kecopetan jadi jan sotoy yak :P. 

Perjalanan Eropa kali ini agak banyak drama terkait tiket, namun berhubung saya tidak mengenal para pemilik tiket tersebut jadi saya tidak ambil pusing. Berbeda dengan setahun lalu drama yang sangat berkesan sekali terkait tiket,hahahhaha. Saya bertemu dengan pemilik tiket ketika di bandara KL dan di bandara Turki, serta satu pesawat dan mungkin duduknya sebelahan :D. Sedangkan di Eropa, kita mempunyai rute yang berbeda-beda tergantung kesenangan masing-masing. Berhubung saya tidak ada teman, jadinya saya sendiri, cian yaaak,hahahahhaha. Sendirian lagi dah,hahahhahah.

Saya memutuskan jalan sendiri seperti tahun sebelumnya karena tidak ada yang satu rute dengan saya. Setahun yang lalu saya hanya pengen ke Disneyland, sedangkan teman-teman saya pengennya ke Venice naik gondola,hehehehhe. Tahun ini juga begitu, kebanyakan mereka menuju destinasi yang disukai orang seperti paris dengan menara sutetnya, sedangkan saya? Saya mengikuti promo bus saja biar murah meriah. Agak aneh yah saya, jadi apabila kalian ingin berjalan dengan saya, harus siap dengan segala keanehan yang terjadi dan harus siap dengan berjalan sendiri. Mungkin suatu ketika saya males keluar rumah, ya kamu harus berani jalan sendiri keluar rumah. Tak perlu menunggu saya yang males di rumah 😀 *sok iye bakalan ada yang mau jalan bareng aja*.

Detail perjalanannya akan saya tulis next time, untuk saat ini saya share photo-photonya saja sebagian. 

 

Sekian edisi perjalanan (setengah) tahun 2017. Untuk Edisi khusus, insya allah akan saya tulis per 1 Juni. Semoga bisa istiqomah dalam 30harimenulis di bulan Juni 2017. aamiin

(Hampir) Setengah Tahun 2017

Marhaban ya Ramadhan, Ramadhan Kareem.

Terakhir menulis hanya se-kalimat pembuka untuk 2017. Berdoa semoga di 2017 semua rencana saya diacc oleh Sang Punya Alam Semesta, ALLAH SWT. Dan sekarang menulis lagi di awal Ramadhan. Bulan penuh berkah untuk kaum muslimin seluruh dunia. Bulan dimana sebagai umat islam diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh * di mana pun berada, entah di negara bagian utara dimana melihat matahari hanya sebentar, atau di negara yang kaya akan matahari seperti Indonesia. Semuanya wajib berpuasa dengan memenuhi syarat dan rukunnya.

Dan dimanakah saya berada sekarang? Setelah setahun yang lalu, saya menjalani ibadah puasa di kantor bukan di lapangan seperti biasanya. Kejadian yang sangat langka karena saya orang lapangan. Dan kebetulan sekali, setahun yang lalu saya kembali ke kantor untuk beberapa saat.

Sekarang, saya masih di Pulau Jawa, tinggal di kos-kosan sendirian karena saya perempuan satu-satunya di lapangan sehingga saya dipisahkan :P. Lokasi proyek ditempuh kurang lebih satu jam dari tempat saya tinggal,apabila tidak macet. Sebenarnya bulan ramadhan kali ini hampir sama dengan ramadhan tahun lalu, dimana sama-sama tinggal di kosan, merasakan susahnya mencari sahur, sahur sendirian. Bedanya tahun ini, selama ramadhan mungkin sesekali akan merasakan overtime karena pengecoran. Sedangkan tahun lalu, pulang teng-go dan bisa mencari takjil :P.

Ya apapun kondisinya, saya bersyukur. Mungkin dengan kondisi seperti ini, melatih saya untuk lebih mandiri dimana akan bermanfaat untuk ke depannya. Mungkin saya bisa merasakan bulan ramadhan sebagai minoritas? Semoga. aamiin.

Dan semoga di bulan Ramadhan ini, saya bisa lebih sabar mengendalikan emosi dan amarah, lebih banyak bersholawat dan berdizir. Karena sejatinya yang bisa menolong saya hanyalah Yang Punya Alam Semesta, Allah SWT dan diri saya sendiri. Mungkin terlihat egois seakan tidak butuh bantuan orang lain. Padahal sebagai manusia, kadang kita lupa sebenarnya hati kita itu milik siapa?

“Maha Suci Allah yang mampu membolak-balikkan hati

Semoga, amal ibadah saya dan kalian semua di bulan Ramadhan ini diterima oleh Allah SWT. Tak usahlah berharap pahala terhadap amal ibadah yang telah kita lakukan karena itu Kuasa Nya yang punya hati :D. Semoga apa yang saya dan kalian lakukan di bulan Ramadhan ini bisa menjadi kebiasaan yang dapat dilakukan setiap bulannya tidak hanya di bulan Ramadhan. Semoga di bulan Ramadhan ini, bisa membuat saya dan kalian menjadi lebih baik lagi. Dan semoga bulan Ramadhan ini berkesan dan penuh cinta. Aamiin Aamiin Aamiin Ya Rabbal Alamin.

P.s: Lakukan ibadah dengan suka cita dan cinta di bulan yang penuh Rahmat ini, Ramadhan ya Kareem. ❤

IMG_2305.JPG

01.01.2017

Saatnya untuk menentukan langkah untuk setahun ke depan. 

Bismillahirrahtmaanirrahim,semoga cocok dengan rencana Allah SWT dan diacc. Aamiin

Photo BoX 2016

Semarang dan sekitarnya

Palembang dan sekitarnya

Lampung dan sekitarnya

Pamekasan dan Sekitarnya

Belanda dan sekitarnya

 

Belgia dan sekitarnya

Paris dan sekitarnya

Shanghai dan sekitarnya

 

Yah photo-photo di atas adalah sebagian kecil perjalanan saya di 2016. Semoga 2017 lebih semarak photonya, semoga ada kamu yang menemani. aamiin

Resume 2016 Bahagia *asyek asyek*

Halo apa kabar semuanya, terakhir update blog aka terakhir nulis di awal 2016 dengan meresume apa yang terjadi 2015 *dasar malas* hahahaha. Dan sama seperti 2015 mari meresume 2016 ini sebelum berganti tahun :D.

Cawu Pertama (Januari-April 2016)

Awal tahun 2016, klo tidak salah lokasi saya berada adalah beberapa hari di Pangkalan susu untuk merayakan tahun baru. Beberapa hari kemudian pulang ke rumah ibu di Surabaya sembari menunggu surat sakti,hahahahha. Dan beberapa bulan berikutnya saya berada di kantor. Wow…..Wow….Wow…. saya berada di kantor dunks, emejing. Selama saya bekerja di perusahaan ini baru kali ini saya mengajukan diri untuk membantu yang di kantor. Sekalian penasaran, sebenarnya apa yang dikerjakan oleh orang kantor itu seperti apa,hehehhe. Selain itu, saya juga mencoba untuk mencari beasiswa. Jadi tak ada salahnya untuk berada di kantor induk selama saya menyusun tetek-bengek buat beasiswa :D.

Dan dimulailah journey saya selama di kantor induk untuk beberapa bulan. Di awali dengan mencari kos-kosan yang lokasinya dekat dengan kantor supaya bisa lebih sehat karena bisa ditempuh dengan berjalan atau kadang ditebengin dengan teman yang searah. Melakukan rutinitas jam 7 hingga jam 5,mengerjakan laporan proyek, menyusun motivation letter untuk beasiswa serta belajar IELTS. Klo tidak ada sampingan menyusun motivation letter mungkin hari-hari saya akan hampa, lebayatun ah,hahahahha. Dan selama 4 bulan pertama, saya bisa mengambil test IELTS lagi meskipun hasilnya masih sama dengan test pertama, mengikuti seleksi LPDP meskipun gagal, membuat tulisan tentang PLTA untuk ikut seminar meskipun saya sendiri tidak hadir, serta apply visa dan mencari host untuk trip. Hectic sih, tapi berasa menyenangkan.

Overall 4 bulan pertama selama saya di kantor induk, menyenangkan karena saya bisa melakukan semua yang saya targetkan, yah meskipun hasilnya belum maksimal. Maksudnya yang saya targetkan ini tentang hectic di atas, tentang targetan diri saya sendiri. Untuk urusan pekerjaan,hmmmmm. Don’t too much expectation,hehehhehe.

Cawu Tengah (Mei-Agustus 2016)

Setelah melalui hectic di semester pertama, akhirnya saya bisa bernafas sedikit lega karena proses pengajuan visa lancar dan akhirnya saya berhasil menginjakkan kaki ke Eropa. Awalnya saya sendiri tidak ada rencana untuk ke sana, karena saya inginnya tidak hanya merasakan satu musim tetapi 4 musim. Dengan kata lain di sana maunya agak lama. Namun, seorang teman mengajak saya untuk membeli tiket karena tiketnya murah sekali yaitu 5,3 juta dengan rute KL-Belanda dan Paris-Jakarta. Awalnya saya pikir kita akan pergi berdua, eh ternyata dia mengajak teman-teman yang lain. Berhubung rute kita berbeda, akhirnya diputuskan untuk berpisah hanya berjumpa di pesawat saja.

Awalnya saya agak dag-dig-dug untuk melakukan solo trip ke Europe karena bahasa inggris saya masih belepotan, takut nanti bule sama pakle gak paham sama apa yang saya maksud. Ah tapi itu hanya perasaan saya saja, Jakarta masih lebih keras dari Eropa,hahahaha. Dan rute solo trip saya kali ini hanya Belanda-Belgia-Paris selama kurang lebih 12 hari termasuk di udara. Saya memilih 3 negara tersebut karena saya ndak mau buru-buru mengejar destinasi satu ke destinasi yang lain,hehehhehe. Selain itu, saya tidak suka dengan tempat yang terlalu rame dengan turis kecuali Disneyland,hahahahaha. Saya lebih suka berinteraksi dengan orang lokal, mengamati orang-orang yang ada di sekitar dan bertukar pandangan tentang apapun itu daripada hanya jepret-jepret di tempat yang sudah ada di gugel,hehehhhe. Lagi-lagi tentang selera sih. Oleh sebab itu, pilihan berjalan mandiri lebih pas dan semua orang bahagia :D.

Dan perjalanan solo kali ini saya bertemu dan belajar banyak hal. Mulai dari memasuki museum yang tidak direncanakan, tidur di tempat yang sangat jorok sekali, jalan mencari tempat host selama 2 jam sambil bawa tas ransel dan belum makan. Sampai akhirnya ketemu orang Indonesia dan akhirnya bisa makan nasi,hahahhaha. Banyak hal menarik yang tiba-tiba terjadi pokoknya.

Setelah menikmati solotrip di tengah tahun akhirnya harus kembali ke rutinitas 7-5. Dan mengalami sedikit shock karena semuanya tidak sesuai rencana,hahahhahah. Dan kesempatan mencari beasiswa di tahun ini harus dipending tahun depan. Alhasil, saya menikmati hari-hari di kantor dengan sedikit hampa. Selain mendengarkan bahasan-bahasan yang klo menurut saya tak perlu dibahas dari pagi sampe sore, menghabiskan waktu dengan menonton Kdrama, mendengarkan ejekan-ejekan verbal dari rekan kerja kepada saya kenapa saya jalan kaki ke kantor padahal saya punya uang untuk beli motor,hahahahaha, absurd ternyata yak kerja di kantor dengan rutinitas yang seperti itu. Dan duduk di kursi ini ternyata membuat hampir sebagian orang di kantor senang,bahagia, dan nyaman. Sedangkan saya, antara frustasi, males, jengkel, bosen, dan juga stress karena bisa membuat badan saya tambah gede,hahahahha. OK, saatnya untuk menentukan arah biar tidak ikutan absurd dengan kembali ke lapangan. Lapangan yang mana? lapangan futsal juga boleh :D.

Untuk kembali ke lapangan saya harus bersabar menunggu setelah hari raya idul fitri, kenapa? biar bisa mudik ke surabaya, biar ongkos mudiknya tidak mahal karena masih di Pulau Jawa. Namun rute mudik kali ini agak istimewa terkait dengan lapangan futsal tadi. Tim futsal cewek ITB mengadakan reuni kecil di jakarta untuk bermain futsal atau sekedar temu kangen, dan dilakukan sebelum hari raya di jakarta. Sehingga rute mudik tahun ini menjadi SMG-CGK-SMG-SBY, bolak-balik ke SMG dikarenakan kebodohan dalam membeli tiket. Terbiasa dengan adat di proyek di mana ada yang pulang duluan atau terakhir, padahal sekarang di kantor dimana di kantor libur secara serempak,hahahaha. Klo diingat apa yang terjadi, cukup diketawakan keras-keras,hahahahhah.

Walaupun melalui rute mudik yang cukup mbulet, setidaknya di idul fitri kali ini semuanya bisa berkumpul termasuk kakak yang dari Mataram dengan mobil barunya dari mataram ke Surabaya. Membahagiakan karena jarang-jarang semua berkumpul, apalagi bertemu dengan ponakan-ponakan yang ternyata sudah pada gedhe semua, hehehhehe. Bajunya seukuran baju saya dunks,hahahhahah.

Cawu Akhir (September -Desember 2016)

Yeaaah, akhirnya saya balik ke lapangan. Saya memilih ke Lampung karena saya belum pernah ke sini. Untuk Sumatera bagian utara hingga padang sudah pernah diampiri, sekarang saatnya Sumatera bagian selatan :D, Lampung, Palembang, dst. Pada awalnya saya mengira klo Bandar Lampung itu kota kecil tidak ada mall seperti Barru, Sulawesi Selatan. Ternyata salah, bandar lampung kotanya cukup asyik karena ada bukit dan ada laut, menyenangkan sekali. Berhubung saya yang selalu menerima surat sakti tanpa komen, untuk kali ini saya komen agar diberikan durasi berapa lama saya di proyek. Karena sejatinya di proyek terus juga bikin sedikit stress dan frustasi,hahahahhah. Durasi pertama yang diberikan adalah 3 bulan mulai dari September hingga Akhir November 2016 dan bisa diperpanjang untuk jangka waktu yang disepakati,asyeeeek. Kadang saya sangat bersyukur kerja di sini dimana masih ada unsur koordinasi yah meskipun masih banyak negatif-negatif lainnya, but Alhamdulillah :D.

Karena merasa durasi di lapangan hanya 3 bulan dan setelah itu harus kembali ke kantor, maka diputuskan sebelum ke kantor harus merefresh otak dengan solo trip. Maka saya memutuskan untuk mengunjungi Disneyland terbaru di Shanghai dan wisata kuliner di China serta melihat langsung Terracota. Menyenangkan bukan? Sangat menyenangkan sekali sekaligus miris karena saya menikmati cuaca 1 derajat celcius sendirian di mana di depan mata saya terliat sepasang kekasih yang berciuman di bawah payung, cediiih kaka, hahahahhahah.

Pengalaman pertama kali merasakan cuaca winter meskipun tidak salju, ke Disneyland sendirian terus ngintil orang sana makan siang turkey berdua gratisan, hunting cowok di masjid sama ngeliatin mas-mas dan mbak-mbak yang jualan di muslim street, ah saya pengen ke sana lagi. Dan satu lagi, bertemu teman Indonesia yang sekolah di sana, bertukar info tentang beasiswa, gimana caranya bisa belajar ke sana dengan modal beasiswa. Membuat saya untuk semangat melakukan hectic lagi di tahun depan di lokasi yang berbeda. Bismillahirrahmanirrahim. Semoga Allah SWT mengacc rencana ini. Aamiin.

Dan saya menghabiskan akhir tahun ini di Bandar Lampung sambil bekerja, belajar IELTS lagi, serta berdoa. Sambil menikmati laut biru, langit biru, awan putih yang mengiringi saya setiap hari serta mengucapkan Alhamdulillah atas segala nikmatmu.

PS: Untuk mengisi kehampaan saya di kantor, saya menemukan hobby baru yaitu snail mail aka surat menyurat dengan sahabat pena dari IG dengan menggunakan prangko atau kirim-kiriman postcard. Sedangkan di bandar lampung, harus ditest dulu, apakah postcardnya nyantol di langit apa tidak,hehehhe. Untuk sampai saat ini, saya belum menerima postcard 😦 padahal sudah ada yang kirim dari Indonesia juga. Semoga pak postnya tidak lupa. Aamiin

 

Masih Lanjutan 2015

Di akhir tahun 2015, di mana saya diasingkan di Aceh Tengah untuk menuntut ilmu, belajar dengan konsultan Jepang selama 3 bulan sejak September sampai akhir November 2015 sudah saya jelaskan di postingan sebelumnya resume 2015 (part 3). Selama tiga bulan di tempat yang cukup jauh dari manapun dan keinginan untuk solotrip kembali di bulan Oktober (*entah kenapa saya suka solotrip di bulan ini, selain belum terlalu dingin juga untuk negara dengan empat musim. Enak aja bulan Oktober, sudah ketemu hujan dan tidak panas :D). Jadi saya putuskan untuk solotrip, alhamdulillah diijinkan oleh konsultan tempat saya magang. *yeeeeaaah*

Dan tujuan kali ini adalah Vietnam utara, Hanoi dan sekitarnya. Berhubung saya beli tiketnya mepet jadinya harga tiket pesawat dari KL-Hanoi pp lumayan wow beda sedikit dengan KL-Jepang,hehehehhe. Selain tiket pesawat yang lumayan wow, tipe journey kali ini tidak pure solotrip namun berdua naik motor dengan teman saya dari HCMC. Saya ketemu teman saya ini 2 atau 3 tahun yang lalu ketika saya trip indochina lewat couchsurfing. Ketika saya bilang bahwa saya rencana mau ke vietnam utara dan lanjut ke perbatasan China selatan dan balik lewat China, dia juga mengutarakan untuk menjelajah vietnam utara dengan motor honda classicnya. Pada awalnya rencana trip saya adalah Vietnam Utara lanjut ke China selatan, akan tetapi berhubung saya tidak sempat urus-urus visa jadinya ke Chinanya ditunda dulu :(. Dan awalnya teman saya tersebut berdua dengan temannya, dan kita bertemu di suatu tempat di Vietnam utara. Namun, rencana alam semesta lebih indah daripada rencana kita :D. Akhirnya kita dipertemukan dan menjelajah daerah Vietnam Utara berdua dengan honda classicnya, asyeeek.

Dimulai dengan menempuh jalur darat menuju Medan dari Takengon selama 12 jam, dilanjutkan penerbangan ke KL 1 jam. Ngemper di bandara KLIA selama 8 jam dengan penyitaan pisau ninja yang tidak pernah saya pakai yang bernasib sama dengan pisau swiss saya di sita di BKK. Akhirnya take off 6 pagi ke hanoi. Sampai di bandara, ambil uang di ATM, naik bus ke kota. Janjian dengan teman saya di Old Quarter. Dari bandara naik bus 7 atau 17 CMIIW dengan harga 7000 Dong, sangat murah sekali karena jarak bandara ke kota cukup jauh sekali. Dan dengan bekal sms an, akhirnya saya menunggu di tengah danau  *danau ini cukup terkenal di hanoi*. Oh iya saya tidak membeli simcard dengan pertimbangan saya langsung bertemu dengan teman saya, lebih baik beli simcard karena simcard di Vietnam lebih murah daripada di Indonesia just IMHO.

Setelah bertemu teman saya, salaman dan saya agak sedikit shock meliat honda classic dia. Honda classic dengan 2 sadel, sangat classic bahkan di Indonesia sendiri saya jarang meliat honda tipe ini. Saya memastikan ke dia, apakah kita akan menggunakan motor ini? Dan dia jawab, yes. Yakin?, Yes. Oke, saya percaya dengan dia, toh saya penumpang ini,heheheh. Sebagai penumpang yang baik sebaiknya mempercayakan semuanya ke pengemudi dan rasa percaya itu penting untuk ke depannya  karena selama kurang lebih 7 hari nyama saya ada di tangan dia,hahahhaha.

Sebelum berangkat, dia bilang bahwa saya harus membawa sleeping bag,jaket,dll karena cuaca di daerah ha giang sudah mulai dingin dan hujan. Berhubung saya tidak mempunyai perlengkapan tersebut, alhasil saya beli semuanya di vietnam. Dan murah meriah : jaket, sleeping bag, bantal tiup, celana total 1200K dong setara dengan 700ribu rupiah. Asyeeeek khan yak, jadi pengen balik ke Vietnam lagiiiiii. Lanjut numpang mandi dan packing di tempatnya temenku di Hanoi dilanjutkan ke terminal bus untuk otw ke ha giang.

Rute perjalanan kita adalah daerah Ha giang-Quan Ba -Yen Minh- Dong Van – MeoVac. Sebenarnya ini adalah rute dari teman saya, Dzung Tran, travelmate saya kali ini. Dia berencana untuk keliling vietnam utara dengan honda classicnya. Sedangkan saya hanyalah penupang gelap yang butuh piknik :lol:. Jadi pada dasarnya saya pasrah dan menjadi follower dia untuk kurang lebih 5-6hari. Saya memasrahkan diri tidak membuat itenarary karena saya yakin ke dia, orang lokal yang bisa berbahasa vietnam,hahahahha. Pada awalnya saya pengen ke SAPA, tempat yang fenomenal selain halongbay. Namun kata dia, sapa terlalu touristict. Jadi kita memutuskan memutar arah, begitu juga saya. Saya bisa kapan-kapan ke SAPA karena banyak yang menjual paket tour ke sana. Dan saya tidak menyesal duotrip dengan dia, karena saya ke wilayah Karst terbesar versi UNESCO. Bahagia rasanya meskipun tidak jadi ke China Selatan karena di China Selatan modelnya hampir sama dengan Vietnam utara. Bagi yang suka jalan-jalan ke pegunungan Karst,wajib ke sini pake motor. Kenapa harus pake motor karena bisa berhenti kapanpun dan jalannya sudah aspal atau beton. Jarang sekali menemukan jalan berlubang di sana, saya kagum dan salut sama pemerintahan vietnam yang berinvestasi di jalan. Dan satu lagi meskipun di sana sepi ada motor jarang ada public transportasi, tetapi saya tidak meliat anak dibawah umur yang mengendarai motor, sekali lagi SALUT.

Berikut seuprit photo-photo saya di Dong Van Karst Plateu.

Setelah dari daerah geopark terbesar versi Unesco, saya balik lagi ke hanoi sendirian. Sedangkan teman saya melanjutkan perjalanannya keliling vietnam utara, saya pengeeenn :(. Rencana klo sudah punya gandengan pengen balik lagi ke Vietnam utara tembus China selatan lanjut ke xian trs xinjiang, aamiin. Oiya pas di hanoi, saya join buddyhanoi, suatu kegiatan volunteering dari anak remaja hanoi. Jadi programnya adalah mereka bakalan menemani kalian jalan-jalan tetapi semua pengeluaran kita yang bayar termasuk bensin dan makan siang. Nah, lucky me, saya ketemu dedek emesh lagi yang mau nemenin saya main dengan motornya ke daerah sekitar hanoi, semacam ha long bai namun di darat namanya nha trang. Tempat syutingnya running man. Ongkos masuknya lumayan 350k Dong/ person. Menurut saya gak terlalu mahal juga, karena kita naik perahu kurang lebih 2 jam, melewati 3-4 gua, bagus banget buat prewedding loh.

Alhamdulillah, trip solo saya di tahun 2015 ditutup dengan pengalaman yang menyenangkan dan menggembirakan, meskipun masih ada bulan Desember yang rasanya seperti rollercoaster, hahahahaha.

Rincian biayanya :

  • Bus hanoi-Ha giang 250k Dong/person + sepeda motor 150k Dong
  • bensin 60k dong
  • nginep di Na dam Village 80k dong/person tidak termasuk makan, bisa ditawar . merasakan tinggal di desa kecil, cukup nyaman karena toilet dan shower sudah ada.
  • Klo mau sewa motor di Ha giang : 250k Dong/day
  • Nginep di hotel Yen Minh hotel : 200k dong/person
  • Museum King Vuong’s Castle : 25k
  • nginep di Nha Co daerah Dong Van homestay 60k/person, tidur dormitory,tidak ada wifi, ketemu dedek emesh yg baik hati mau tethering wifinya 😛
  • Bus Meo Vac ke Ha giang 100k/Person
  • Ha giang ke Hanoi 250k Dong, naik dengan bus yang berbeda dengan pergi lebih nyaman.

 

 

 

Resume 2015 (Part 3)

Lanjutan dari part 2, tentang resume saya selama 2015. Resume warna-warni hidup saya yang menarik seperti pelangi atau seperti pohon gugur yang tidak punya daun seperti rambut saya 😛

Agustus 2015: Berhubung saya sudah di JAWA, jadinya saya bisa explore Jawa dan sekitarnya. Bertepatan dengan geotrek punya acara, dan saya gak ada acara. Saya memutuskan untuk ikut wisata geotrek ke kareumbi. Bertemu teman baru biar lebih fresh otak saya dan wawasan saya lebih bertambah. aamiin. Hanya dengan membayar kurang lebih 300k gak sampe 400k. Kita sudah mendapatkan ilmu, makan, slayer, pin, dan pengalaman menarik lainya. Apabila kalian pengen, bisa pantengin facebook Mata bumi Jelajah Geotrek karena jumlah pesertanya terbatas jadi harus rajin2 liat jadwal dan sesuaikan jadwal 😀

Dan saya berhasil menyelesaikan satu misi di tahun 2015 di bulan agustus yaitu ikutan marathon 10k biar kekinian, Bali marathon dunks. Seneng rasanya bisa finish dan dapat medali. Ngeliat yang finish full marathon rasanya kok pengen yah, soalnya dapat kaos I’m Finisher, keceee abizz. Next time lah saya juga pengen punya kaos itu, apalagi klo larinya bareng kamu dan bisa finisher bareng kamu pasti rasanya capek berjamaah,hahahahaha. aamiin

September-November 2015: Selama tiga bulan saya diasingkan dulu ke Takengon- Aceh Tengah untuk berguru kepada orang Jepang (Kenapa gak ke Jepang aja yak sekalian jauh #ngarep :P). Bersyukur menjadi salah satu korban pengasingan, setidaknya jadi tahu lokasi baru dan jadi punya ilmu baru. Alhamdulillah, 2015 memang penuh kejutan buat saya dan saya suka deh :D. Ada apa di Takengon, dan apa yang saya lakukan selama tiga bulan, dan kemana sajakah saya selama tiga bulan? Jawabannya ada di bawah ini biarkan photo berbicara saja. Keterangan lebih lanjut akan saya update kemudian hari :D.

Resume 2015 (Part 2)

Lanjutan dari part 1, tentang resume saya selama 2015. Resume warna-warni hidup saya yang menarik seperti pelangi yang muncul setelah hujan badai dan saya mulai lebay *lol*

April 2015 : Saya pindah lokasi kerja di kantor induk, Semarang. Berhubung sudah di Semarang, saatnya untuk perbaikan gizi dengan makan enak yang tidak pernah saya dapatkan dapatkan di Pekanbaru serta jjs sekitaran semarang seperti Solo. Pilihan saya kali ini jatuh pada kota Solo karena saya belum pernah ke sana, moda transportasi yang saya pilih adalah kereta api. Saya ke sana dengan teman kantor sekaligus teman dimana saya numpang tidur sementara di tempat dia. Semarang ke Solo dengan kereta api cukup murah sekitar 10k rupiah, waktu tempuh kurang lebih 3 jam. Namun pas saya naik keretanya mengalami ban bocor,hahahahha jadinya nyampe Solo 5 jam kemudian. Berangkat pagi sampai Solo hampir sore alias jam 3-4 sore,hahahahaha. Apa yang kita lakukan di kereta? Photo-photo, tidur, dan membaca,hahahahhah. Di Solo kita maen ke rumahnya sultan solo aka keraton solo, makan timlo, dan bertemu orang-orang yang di solo. Yang penting menyenangkan hati sendiri,hahahahah.

Mei 2015 : Saya dapat penugasan baru di proyek jalan cisokan. Dimanakah cisokan itu? Cisokan adalah sebuah desa di kabupaten bandung barat dimana lokasinya 3-4 jam dari kota Bandung. Jadi tolong jangan salah paham dengan menyebut bandung barat beranggapan bahwa memang di bandung, padahal mah bandung dobel coret,hahahaha. Lokasinya enak penuh dengan sawah dan gunung dan masih asriiii. Ya iyalah namanya juga proyek jalan,hehheheh.

Selain pindah ke lokasi baru, saya juga akan melakukan trip ke Myanmar bersama dengan teman saya yang biasa jalan dengan saya. Kita sudah pernah jalan bareng pas ke Indo-china, dan sekarang jalan bareng lagi ke Myanmar. Untuk kali ini saya mempercayakan semuanya ke dia, yes semuanya, mulai dari penginapan dan transportasi, dll. Pengalaman pertama buat saya dimana mempercayakan semuanya ke orang lain,hahahahah. Dan untuk kedepannya, meskipun kita mempercayakan semuanya ke travelmate kita, kita tetep harus punya back up cadangan apapun itu harus ada back up entah itu destinasi, uang atau apapunlah. Ibaratnya seperti berjalan di hutan, meskipun porter sudah membawakan perlengkapan kita tetep kita wajib membawa minum dan coklat buat diri sendiri klo kita lapar dan haus :D.

Back up pertama adalah kroscek lagi musim kapan kita akan pergi, kenapa saya bilang perlu cek musim karena musim panas mempengaruhi otak kita gampang panas,musim dingin bikin otak kita beku dan susah mikir (*ini mah asal ngomong aja),hahahahah. Back up kedua tentang destinasi, pastikan kembali destinasinya gak bolak-balik alias searah, biar gak capek, terus pastikan di awal sudah ada gambaran destinasi yang akan dikunjungi itu memang menarik atau gimana. Karena jika destinasi salah di musim yang salah, alhasil maka jalan-jalan jadi tidak menyenangkan,hahahahah. Sekedar berbagi pengalaman saja, bulan mei adalah musim panas di Indonesia begitu juga di Myanmar. Dan panas di Myanmar bisa mencapai 40 derajat, lebih panas dari surabaya boiii. Jangan hanya karena di bulan mei banyak libur terus beli tiket promo tanpa riset destinasi, nanti jadinya yah seperti saya, kepanasan sepanjang jalan.

Bulan yang enak untuk ke Myanmar adalah Oktober-Februari, musim dingin dan di sana kalian bisa liat balon udara di Bagan. Sedangkan kami hanya bisa meliat kuil-kuil yang mewah saja sambil kepanasan. Overall perjalanan kali ini bersama dengan dia sedikit “kepanasan” :lol:.

Resume sedikit ttg Myanmar mungkin berguna buat yang baca tulisan ini:

  1. Orang Indonesia masuk Myanmar TIDAK PERLU VISA
  2. Mata uang orang Myanmar adalah Kyats, namun bisa bayar dengan USD. 1 kyatss= 10,65 rupiah. Bisa tukar kyats di bandara atau tarik tunai Atm. Di sana banyak atm dengan logo master atau visa. Jadi aman,tinggal bawa ATM saja.
  3. Transportasi umum aka bus kondisinya sama dengan indonesia. bahkan cenderung lebih parah, busnya gak pake AC, ongkosnya kurang lebih 3000 kyats. Kebanyakan mereka menggunakan Taxi, taxi disana bisa ditawar, jarang yang pake argo. Dari Bandara, Yangoon, ke pusat kota hanya ada taxi seharga 5 atau 6 USD. Atau bisa menggunakan bus tetapi harus jalan agak jauh dari bandara. Dari bandara ke terminal bus lumayan jauh, begitu juga klo mau ke pusat kota atau sule pagoda. Waktu itu saya dari bandara ke terminal dan ke pusat kota kurang lebih 12 USD. Kenapa saya ke terminal dulu karena saya harus booking bus untuk ke Mandalay malam harinya.
  4. Dari Yangoon ke Mandalay menggunakan bus kurang lebih harganya 15k-25k kyats (lupa, silahkan di gugel sendiri yah). Terminal busnya luas dan busnya banyak tinggal pilih saja. Waktu itu saya direkomendasikan supir taxi, busnya ac namun gak seberapa bagus karena gak dapat makan,hahahhaha. Untuk ke pusat kota yangoon, tinggal cari aja bus yang ke Sule Pagoda. Berkomunikasi dengan bahasa isyarat yah karena mereka tidak bisa bahasa Inggris.
  5. Mandalay kotanya lebih kecil daripada Yangoon (yaiyalah Yangoon ibukota negara kek jakarta). Ketika sampai di terminal busnya, pagi hari. Banyak tukang ojeg yang menawarkan untuk mengantarkan ke pusat kota Mandalay. Nah klo memang sudah booking penginapan dan bisa menjemput ke terminal lebih baik dijemput. Karena kami go show alias saya ngikut rencana temen saya, yah tinggal ngikut aja, heheheheh. Pastikan ketika tawar menawar mang ojek, harus punya harga standart yah buat back up. Begitu juga dengan penginapan dan destinasi yang akan kalian liat di Mandalay. Pastikan untuk riset untuk back up diri sendiri :P. Oiya jangan khawatir, di Mandalay ada masjid. Nyari makanan halal di sekitaran masjid aja. Btw masjidnya tidak boleh dimasukin sama perempuan.
  6. Dari Mandalay lanjut ke Bagan dengan moda transportasi bus yang lebih kecil daripada bus ke mandalay. Dan Busnya tanpa Ac harganya hampir sama atau lebih mahal sedikit klo gak salah. Bus tersebut akan mengantarkan kita sampai depan penginapan. Berhubung lagi-lagi kita tidak booking jadinya yah gitu deh. Sampai di Bagan dini hari sekitaran jam 3 pagi, padahal busnya sudah mengalami mogok loh. Saran saya mending booking penginapan, atau klo misalnya memang tripnya rush banget. Minta di drop di tempat persewaan sepeda motor listrik, nungguin sampai buka trs nitip tas trs langsung capcus liat sunrise. Bagan seperti kompleknya angkor wat, Kamboja. Namun tidak se-tertip Angkor Wat, yang sebelum masuk kita harus punya ID dan membayar. Di Bagan sebenarnya bisa tidak membayar asalkan kita tidak melihat sunset atau sunrise di Candi yang umum untuk melihat (Lupa nama candinya :P). Petugasnya hanya ada di lokasi candi tersebut, sedangkan di candi2 yang lain tidak ada. Jangan lupa hati2 terhadap pedagang di sana, mereka tetiba menawarkan bantuan untuk menjadi guide tiba-tiba. Namun setelah itu, mereka akan menggiring kita untuk membeli barang dagangan mereka. Penginapan sekitaran semalam 20-25 USD
  7. Dari Bagan ke Inya Lake lagi-lagi menggunakan Bus. Busnya lebih manusiawi daripada bus yang ke Bagan dari Mandalay. Busnya lagi-lagi berhenti di pinggiran kota, dan kemudian kita dipaksa untuk naik tuktuk. Nyampe Inya lake lagi-lagi dini hari sekitar jam 2 atau 3 pagi. Mau ndak mau akhirnya naik tuktuk deh. So, better booking penginapan yah guys, jangan seperti saya :P. Inya lake hanya bisa diliat dengan menggunakan perahu, dan itu banyak banget paketan tour untuk naik perahu. Perahu bisa dinaikin maksimal 4 atau 6 orang jadi bisa sharing cost, harganya 25 USD klo gak salah satu perahu. Perahu tersebut buat keliling danau, dan berhenti ke beberapa spot2 wisata, misalnya liat rokok herbal, liat tenun dari teratai, dan kuil. Penginapan sekitaran semalam 20-25 USD
  8. Dari Inya Lake balik lagi ke Yangoon dengan bus yang lumayan oke, karena include makan (lupa saya nama bus nya). Turun di terminal, dari terminal naik bus ke kota dengan bahasa isyarat :lol:. Dan lagi-lagi bingung nyari tempat berteduh,hahahahah. Btw, klo mau belanja, belanja di pasar yangoon yang terkenal aja. Semua ada dan bisa ditawar dan harganya masuk akal kok namun masih lebih murah vietnam klo menurut saya. Di deket pasar ada masjid juga dan restaurant halal, jadi bisa makan tanpa khawatir.
  9. Overall, menurut saya Myanmar lebih mahal daripada Vietnam. Transportasi murah klo dalam kota, harga taxi standart sama seperti di Indonesia. Klo tho saya balik lagi ke sana, paling saya cuman pengen liat balon udara saja, sudah kapok ke sana di bulan Mei, panaassss.

    Juni-Juli 2015 : Merayakan Idul Fitri bersama keluarga setelah tahun sebelumnya dirayakan bareng stranger, Alhamdulillah. Bertemu dan berkumpul bareng keluarga besar, seneng, pastinya. Namun, jujur dua atau tida hari sudah cukup buat saya,heheheheh. Akhirnya saya memutuskan untuk berkunjung ke tempat teman di Situbondo, teman SMA yang sudah lama tidak berjumpa dan bertemu. Dia menjanjikan untuk mengajak saya ke Kawah ijen, Yay. Jalan-jalan lagi kita. Naik motor tengah malam terus jalan ke kawah ijen selama kurang lebih 2 jam lanjut ke kawah wurung untuk photo2 lagi, menyenangkan sekali

Resume 2015 (Part 1)

Waktu begitu cepat berlalu, 2015 sebentar lagi berganti dengan 2016 dengan hitungan hari saja. Untuk mengenang kejadian yang terjadi di 2015 yang begitu berkesan buat saya, saya coretkan sepenggal cerita berikut ini 😀

Desember 2014 : Trip ke Penang untuk kedua kalinya setelah pertama kali ke sana sekitar tahun 2011 atau 2012 bersama kakak saya. Entah kenapa untuk trip Penang ini, saya enggan sendiri dan rasanya pengen mencari seorang travelmate. Dan akhirnya saya putuskan untuk mengajak seseorang yang baru saya kenal yaitu seorang cowok yang mungkin lebih tua atau seumuran dengan saya (umur bukan jadi alasan buat jalan-jalan). Kenapa saya mengajak dia, karena saya beranggapan bahwa kita sama-sama anak rantau yang ada di sumatera dan apabila liburan natalan pulang kampung sangatlah mahal. Saat pertama kali menanyakan ke dia, “Apakah dia ada rencana trip di liburan panjang natalan?”, Dia menjawab bahwa dia ada rencana jalan ke sawahlunto seorang diri. Setelah melalui proses negosiasi dari saya, akhirnya dia mau menemani saya untuk jalan-jalan ke Penang. Saya tidak tahu apakah dia terpaksa atau memang benar-benar pengen jalan-jalan,idk, hahahhaha. Dan akhirnya kita berangkat ke Penang berdua.

Selama di Penang dan Hatyai total kurang lebih 3 malam 4 hari, banyak kejadian lucu dan berkesan buat saya. Mulai dari demam yang saya alami gegara saya flu dan didukung dengan hujan setiap hari di Penang, beda orientasi antara aku dan dia, serta kejadian lucu lainnya ketika di hatyai. Namun semua cerita di atas menjadi warna dalam perjalanan hidup saya. Oh iya, saya bertemu dengan seorang stranger alias host saya di Hatyai yang baik hati dan tidak sombong yang menambah daftar stranger become friend or family di hidup saya.

Januari 2015 : Di awal tahun 2015, saya berkesempatan untuk mengunjungi danau toba yang terkenal di dunia. Meskipun hanya semalam 2 hari alias weekend gateaway, akhirnya saya menginjakkan kaki di danau toba. Bermula dengan undangan rapat di medan di hari kamis dan jumat, sehingga bisa menghabiskan weekend dengan jalan-jalan ke danau toba. Berhubung saya buta arah dengan danau toba, dan lagi-lagi ini di luar rencana. Maka saya putuskan untuk menghubungi seorang teman yang sudah mengenal danau toba dengan baik. Pada awalnya, teman saya sudah ada janji dengan temannya untuk pergi ke tangkahan di akhir pekan, tetapi belum ada kepastian dari temannya tersebut. Berhubung saya unplanned, jadi saya nyante saya, klo ada teman yah pergi klo gak ada teman yah pulang ke pekanbaru. Dan, taraaaaa, dia bisa menemani saya ke danau toba. Kita sewa motor keliling danau toba, photo2 di setiap kuburan, dan jatuh dari motor pas malam hari,hahahahahha,seruuuuu. Senangnya lagi, saya dapat teman baru lagi, temannya teman saya. Oh Indahnya dunia, bertemu dengan orang asing lagi dan menambah daftar pertemanan untuk membuktikan bahwa dunia ini sempittt 😆

Februari 2015 : Bulan yang menurut orang-orang adalah Bulan kasih sayang, maka saya ingin menghabiskan bulan ini dengan orang-orang terkasih dan tersayang aka keluarga. Saya putuskan untuk mengajak ibu saya ke gunung bromo. Tidak hanya ibu tetapi juga keluarga kecil dari kakak saya dimana ada 2 bocah kecil. Saya ingin berbagi kebahagian dengan mereka semua, serta ingin merasakan gimana rasanya jalan-jalan bareng keluarga. Dan, this is the time for spending the happiness with my beloved family. I’m grateful have experienced with them. Yang paling aku suka adalah ponakan saya yang kecil yang umurnya kurang dari 5 tahun, dia bisa mencapai kawah bromo dengan berjalan by his own foot, tanpa digendong atau naik kuda. Semangatnya kece, targetnya cuman satu pengen megang awan. Ah menyenangkan memang menjadi anak kecil, tak perlu target muluk-muluk yang penting bahagia. Jangan lupa bahagia yah teman-teman.

Selain berkasih sayang dengan keluarga, ternyata saya juga mendapatkan surat kasih sayang dari perusahaan saya yaitu pemindahan lokasi tempat kerja secara tiba-tiba. Benar-benar sayang deh perusahaan ke saya, mindahnya suka mendadak disko,hahahhahaha. Dan sebelum pindah, saya mengajak ibu saya untuk menginjakkan kaki ke tanah sumatera, Pekanbaru. Tidak hanya ke Pekanbaru tetapi saya juga mengajak beliau ke Bukittinggi, danau maninjau,jam gadang. Kapan lagi menularkan semangat jalan-jalan ke emak? Biar klo saya jalan-jalan dapat restu dari beliau :P.  Oiya sebelum mengajak jalan bareng ke tanah Sumatera, saya juga ngajak ngedate bareng ke museum angkut, hanya berdua saja dengan emak. Naik angkot dan bus dan welfie bareng di museum, ah menyenangkan euy. (* semoga ada kesempatan ngajak welfie ke eropa yah mak. Mohon doanya mak. Aamiin)

Menyenangkan yaaah melihat orang-orang yang kita sayangi tertawa atau tersenyum dengan senangnya. Oiya tak hanya bromo yang saya kunjungi di bulan penuh kasih sayang ini. Saya juga mengunjungi ponakan saya di mataram. Kali ini saya mengajak teman yang saya kenal, namun ini pertama kalinya saya travelling berdua dengan dia, seorang cewek dari bandung. Awalnya saya mengajak dia hanya kebetulan, “eh mau gak ke lombok bareng bulan februari?” dan dia mengiyakan. Jadi mari berangkat. Berhubung niat saya hanya mengunjungi keluarga kakak saya yang sudah lama tidak dikunjungi dan belum ada opsi lain. Jadi untuk opsi lainnya saya mengikuti teman saya, dia ingin diving dan saya mengajaknya ke gili trawangan yang terkenal itu. Tampilan luar saya seperti cowok, namun saya belum expert dalam nyetir motor ataupun mobil. Alhasil, temen saya yang nyetir dari rumah temen saya sampai ke pelabuhan menuju gili trawangan. Dan it was her first expericed, riding motobike long way. Dan dia baru bilang seperti itu ketika sudah selesai travelling, ketika pulang ke rumah surabaya dan dia sakit. Saya merasa bersalah dunk, emak saya juga memarahin saya dunks, but she said she was happy with this. At least she has been done it, met with strangers and riding motobike :D. Next time, please inform to me yah, what is your style of travelling,hehhehehhe. Seru juga, pengalaman buat saya dan setidaknya saya dan dia menjadi semakin terbuka dan semoga pertemanan kita bisa bertahan lama :D. aamiin

 Maret 2015: Saya berkesempatan untuk menghadiri pernikahan seorang teman, yah stranger yang sudah menjadi teman buat saya. Saya kenal mereka pertama kali melalui couchsurfing, dan sampai sekarang masih menjalin silahturrahim. Berhubung diundang, dan saya ada kesempatan untuk datang, why  I do not attend. Saya mengajak kakak saya untuk datang karena ini pertama kalinya saya datang di model resepsi seperti ini,hahahahhah,alhasil saya harus ngebayarin ongkos dia ke acara resepsi. Resepsinya diadakan di Ipoh, malaysia. Dari Kuala Lumpur kurang lebih 3-4 jam dengan train klo gak salah inget, hehehhehe. Saya datang duluan ke Ipoh buat jjs sendiri sebelum acara, dan rasanya menyenangkan looh. Ipoh hampir mirip dengan Penang, kotanya penuh dengan coret-coretan di dinding yang lucu buat di poto euy. oiya, ini pertama kalinya saya pake roook datang ke kondangan,hahahahahha.

 

June 22nd-Diklat

Hari ini adalah hari pertama diklat di pandaan. Diklat workshop kedua yang saya ikuti setelah bulan februari yang lalu di udiklat pandaan. Udiklat dengan masakan paling enak dibandingkan udiklat bogor.😍😍😍. Yah berhubung saya lagi gak puasa jadinya saya masih bisa menikmati makanan di udiklat ini.

Tema diklat kali ini adalah project completion, pengajarnya dari pln pusat, masih muda dan tampaknya warga keturunan *baru kali ini saya bertemu pegawai sekaligus pengajar yang warga keturunan*. Saya takjub looh karena masih muda sudah berpeluang bergabung dengan banyak tim dan di pln pusat. Memang pintar ternyata pengajar yang satu ini, salut dan wajar klo dia di pln pusat.

Yah berhubung dia masih muda, dan sekarang adalah waktu ngantuk-ngantuknya jadinya semuanya mainan hape termasuk saya jadinya nulisnya ngaco tak terarah😁😁😁

Post Navigation

judiantology.

..of koffein, of travelore, of miscellany loveness..

Setapak Aksara

Kalau Kau Merasa Miskin, Jalan-Jalanlah!

CHINESE GOVERNMENT SCHOLARSHIP

Your Guide to Chinese Government Scholarship

Jomblo Traveller betina

Travelinglah selagi Jomblo - Jomblolah selagi Traveling

Jejak Kaki

Catatan Perjalanan Dan Informasi Wisata

Travel "X"

Adrenalin, Survival, Dan Sedikit “Kenakalan”

it's.... just a note

Just another WordPress.com weblog

nya's sweet escape

Just a (not too) Personal Diary

ndu.t.yke's life

{while & after sydney}

Crazy Cosmulator

perspective of a mad cosmetic formulator

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

today tomorrow

because life is about looking forward to the future

Kisyani's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Gadis, Gadis, Wanita

ternyata saya tidak sendiri!

Wonder To Wander

The Life of A Student of the Universe

indonesia360derajat

I read. I travel. I photograph.